Cerpener
by:
alidnobilem Presents
Cerpen merupakan suatu karya
sastra dalam bentuk tulisan yang mengisahkan tentang sebuah cerita fiksi lalu
dikemas secara pendek, jelas dan ringkas. Ia berbentuk cerita pendek yang berfokus
dan berkonsentrasi pada satu peristiwa kejadian, dimana peristiwa kejadian
tersebut hanya mengisahkan satu tokoh cerita saja.
Dalam melakukan kegiatan apa
saja, jika ingin berhasil kita perlu mempunyai motif (alasan) yang kuat.
Demikian pula dalam menulis cerpen, kita memerlukan motif yang baik dan jelas.
Dan kesenangan merupakan motif yang unik, karena ia mampu bertahan dengan baik
menghadapi kendalan dan kesulitan apa pun. Untuk itu, sebagaimana Cerpengram
yang memudahkan kita untuk membuat cerpen dengan data-data dari cerita-cerita
terbaik, Cerpener hadir dengan metode yang lebih mudah dan menarik.
Cerpengram I, berisi daftar nama
(pria dan wanita) serta profilnya. Cerpengram II, berisi hal-hal yang berkaitan
dengan penampilan fisik tokoh. Cerpengram III, berisi kolom “Pembukaan”,
“Narasi”, dan “Penutup”. Cerpengram IV, berisi kolom “Dialog” dan “Deskripsi”
dari kalimat atau paragraph yang kita kutip. Dan Cerpengram V, berisi foto-foto
dan gambar-gambar yang menarik perhatian dan meransang imajinasi.
Di sini Cerpengram hadir
menggunakan Reading Record (RR), catatan karya-karya fiksi yang Anda baca, dan Cerpener
mengarahkan Anda untuk menggunakan bukan hanya catatan karya-karya fiksi, tapi
juga catatan karya-karya non-fiksi, juga catatan karya-karya keagamaan. Lebih
dari itu, Ceperner mengarahkan Anda untuk menggunakan catatan dari
film-film yang Anda sukai, terutama film-film ternama, sebagai tambahan bahan
dalam pembuatan cerpen Anda. Ceperner juga mengarahkan Anda untuk
menggunakan catatan kisah nyata Anda, semisal profil orang-orang terdekat Anda,
tempat-tempat yang Anda sukai, dan sebagainya.
Inti dari ide Ceperner
ialah untuk tidak hanya berpaku pada catatan karya-karya fiksi sebagai bahan
dalam pembuatan cerpen sebagaimana diungkapkan dalam Cerpengram, tapi juga
menggunakan karya-karya nyata sebagai bahan pembuatan cerpen, termasuk kisah
nyata Anda sendiri, yang bisa dikemas sedemikian rupa dengan bumbu dari novel
yang Anda suka, dicampur dengan film yang Anda suka, bahkan musik yang Anda suka;
suka-suka Anda. Cerpener hadir sebagaimana cepengram, yakni menerapkan Prinsip kreativitas, yang mengungkapkan bahwa ide-ide baru
merupakan ide-ide yang dikembangkan dari ide-ide yang sudah pernah ada.
Teknik Cerperner tidak hanya
digunakan untuk pembuatan cerpen, teknik ini juga baik digunakan untuk
pembuatan novel, buku non-fiksi, penulisan naskah film, bahkan musik, juga
bisnis, serta penemuan-penemuan baru. Prinsip Kreativitas mengarahkan kami pada
metode 3, 10, dan 100, yakni diperlukan 3 cerita untuk membuat sebuah cerita
yang baik, diperlukan 10 cerita untuk membuat sebuah cerita yang sangat baik,
dan diperlukan 100 cerita untuk membuat sebuah cerita luar biasa. Di sini, kami
tekankan pentingya sebuah referensi.
Akhir
kata, seringkali mengatakan lebih mudah daripada melakukan (it’s all
complicated)!!!
Maka dari itu, tetaplah semangat untuk melakukan setiap sesuatu Sebaik Mungkin!!
Dan tetaplah “Bersenang-Senang!”

Tidak ada komentar:
Posting Komentar